Japati
abu tak akan meninggalkanmu
larik hitam memekat di kedua sisi
perkasa mendekap, mencecap mata
tubuhmu yang menak
-rupa yang megan
kelak teguhmu menyanding angin kelambu
lekat terpahat, noktah-noktah hitam
anggun gemulai penari tritis batu
cantik kawanti-wanti
indah kabina-bina
-lahir yang Ratna Herang
kelak setianya menyanding hujan renyai
dan di halaman itu, dua ibu ngaleupas japati
220418-kdp (Kalangkang, 2018)
Dalam budaya Yunani, burung merpati direpresentasikan dalam tokoh Aphrodite yang menjadi simbol dewa cinta[1]. Di dalam kebudayaan Kristen, burung ini disebutkan sebanyak 74 kali di dalam Alkitab[2], baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Konon, merpati melambangkan harmoni, integritas, dan cinta, serta diasosiasikan dengan kehadiran Roh Kudus, iman, kelahiran kembali, dan kemurnian. Burung juga dipercaya berperan penting dalam banyak peristiwa Alkitab, mulai dari bahtera Nuh hingga pembaptisan Yesus.
Sebuah pertanyaan mengenai merpati di dalam Islam diajukan kepada Syekh ‘Abd-Allaah ibn Jibreen, semoga Allah senantiasa menjaganya, dan beliau menjawab merpati tidak memiliki arti khusus dalam Islam. Merpati hanyalah salah satu burung yang Allah telah izinkan untuk kita makan, sebagaimana burung-burung halal lainnya. Di dalam Islam, merpati tidak mewakili perdamaian atau apapun dan beliau berpesan cukuplah bagi kita untuk mengikuti perintah Allah.[3] Sirajul dan Sofiah (2014) menyebutkan bahwa Alquran menyebutkan tiga jenis burung, yakni salwa (puyuh), gurab (gagak), dan hudhud. Burung puyuh disebutkan di dalam Surah Al-Baqarah, Surah al-A’raf, dan Surah Ta Ha, burung gagak disebutkan di dalam Surah al-Maidah, dan burung hudhud disebutkan dalam Surah Naml[4].
Sementara itu di Tanggul hingga Mangli di pusat kota Jember, tradisi tota’an yg diawali dengan melepas sepasang merpati dari dua daerah yang berbeda, mewakili mata angin dan disebut dengan pengantin barat dan pengantin timur. Selepas pasangan pengantin itu diterbangkan, para penyuka merpati yang berkumpul di tengah lapangan melepaskan ribuan burung milik masing-masing yang dari awal telah mereka siapkan untuk dilepaskan. Ribuan merpati terbang tetapi mereka pulang ke kendang. Jamil (2023), dengan menggunakan cara pandang etnozoologi, memandang budaya merpati Tota’an tidak hanya menjadi warisan budaya yang dilestarikan oleh masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi bagi norma-norma sosial, nilai-nilai religius, dan hubungan dengan alam yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jember[5]. Sungguh menakjubkan.
Usulkan Entri Baru
megan (2)
n Jw warna tubuh abu-abu kebiruan pada sekujur bulu tubuh kecuali bulu sayap yg memiliki noktah hitam berpola sehingga akan membentuk dua atau tiga garis hitam apabila sayap ditangkupkan (tt merpati)
sumber: megan (megan) : kn. klawu sulak biru (tmr. ulêsing dara). Sumber: Bausastra Jawa, Poerwadarminta, 1939, #75.
teritis
n Jw warna tubuh abu-abu kebiruan pada sekujur bulu tubuh dng kombinasi noktah hitam tidak berpola pada sayap dan punggung (tt merpati)
Sumber taritis : tetes-tetes; makataritis menitik; menetes; bertitik-titik. Sumber: Kawi – Indonesia, Wojowasito, 1977, #1019.
KN. tritis, het uiterste einde van een dak of afdak; de drup, benaming van de plaats achter een huis onder het uitstekende afdak, waar het regenwater afdruipt (vrg. trêtêp)
gambir
n Jw warna coklat kemerahan yg menyerupai warna gambir (tt merpati dan kuda)
sumber: gambir : nm. v. e. kleur v. tamme duiven, roodachtig als de gambir, Wk.; ook v. paarden Sumber: Javaansch-Nederlandsch Handwoordenboek, Gericke en Roorda, 1901, #
jawat (3) n Jw bulu primer terluar pd sayap merpati
rampas n Jw kondisi bulu jawat sudah tumbuh dng sempurna, biasanya membutuhkan waktu sekitar satu tahun (tt merpati)
belatong
n Jw warna putih pada sayap dan kepala merpati
[1] Krug, Annie. 2022. Why Doves Are The Symbol Of Peace And Other Dove Facts. DECEMBER 5, 2022. Retrived from https://chirpforbirds.com/wild-bird-resources/why-doves-are-the-symbol-of-peace-and-other-dove-facts/#:~:text=In%20Greek%20mythology%2C%20the%20dove,love%2C%20sexuality%2C%20and%20war
[2] https://christianpure.com/learn/dove-symbolism-christianity/#:~:text=The%20dove%20is%20mentioned%2074,Noah’s%20ark%20to%20Jesus’%20baptism.
[3] https://islamqa.info/en/answers/1437/does-the-dove-hold-any-significance-in-islam
[4] Md. Sirajul Islam and Sofiah Bt. Samsudin., Birds Mention in the Holy Qur‟an and their Role in the Natural Ecosystem. Aust. J. Basic & Appl. Sci., 8(6): 293-306, 2014
[5] Jamil, Nurul Robit. 2023. Ethnozoology Of Tota’an Dove Jember dalam el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol. 25 No. 2, 2023. DOI: http://dx.doi.org/10.18860/eh.v25i2.24383