VIOLET

Bunga violet tumbuh di padang rumput,
Membungkuk tanah, sembunyi pandang:
Ialah violet, elok menawan.
Hingga datang gadis penggembala
Hati riang, ringan langkahnya,
Datang dan singgahlah,
Bersenandung bersama bunga.
O, andai aku, angan violet berkelana,
Walau sekejap saja,
Adalah bunga terindah di alam raya,
Hingga kekasih memetikku, dipeluknya
Aku pingsan, lipu di dadanya!
Mungkin aku hanya mengada-ada,
Di sana, tak lama!
Sayang! Sayang! Gadis itu lewat:
Tak terlihat violet di rimbun rerumput,
Remuklah sudah, violet malang.
Terkulai mati, dipeluk tangis:
Meski ku mati, tetap saja aku mati
olehnya, olehnya,
0leh tapak kakinya..

“Das Veilcm” by JOHANN WOLFGANG VON GOETHE (1749)
270110-kdp version (translation)

Leave a comment